.

sepercik lentera putih
 
 
fajar tlah nampak tanda subuh tiba
angin terdiam sejenak dengarkan sautan adzan
derap langkah insan tuk sampaikan do'a
iman ini terasa dalam ruangan
lantunan ayat suci meredam disudut peraduan
Alqur'an ini sebagai tuntunan
titik hitam ini semakin tangisi asa
uraian kata ini tak dapat diungkapkan
la tahzan,,,, itulah kata orang tentangku
 
 
mungkin ku terlalu buta akan ni'mat Nya
akan ku rubah meski ini susah
hati kecilku tak berhenti tuk menagisi semua
matahari kini tersenyum padaku
ucapkan kebahagiaan pada diri yang rapuh
detik waktu berjalan tanpa henti
Allah, ,,,,,aku rindu kepada Mu,,,
hanya pada Mu jiwa raga ini kan berlabuh



.

diri ini slalu ingin mengerti
diri ini slalu ingin memahami
diri ini slalu ingin mendengar
namun jiwa ini tak pernah tahu
akan semua hal itu,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

fikir ku pun tak menentu
tak pernah bisa mencerna hembusan angin
yang selalu melayang tanpa arah
yang slalu berlalu dihadapku,,,,,,,,,,,,,,

hati ini mencoba tuk berlari
mencapai makna dari secarik kehidupan
mengejar arti sebuah relung perjalanan
yang kan slalu mengiringi alunan langkahku,,,,,,,,,,,


.